Sejarah Badan Musyawarah Perguruan Swasta

Sejarah Badan Musyawarah Perguruan SwastaSejarah Badan Musyawarah Perguruan Swasta atau disingkat BMPS didirikan pertama kali dengan nama Musyawarah Perguruan (MPS) Swastapada tahun 1971. Pada awalnya BMPS bernama MPS saja, dimana MPS atau BMPS adalah merupakan sebuah badan musyawarah non profit yang diperuntukan bagi musyawarah perguruan (sekolah) swasta di Indonesia. Anggota BMPS mulai dari sekolah swasta dari tingkat dasar, sekolah menengah tingkat pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas.

Sejarah Badan Musyawarah Perguruan Swasta

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) pada awalnya bernama Musyawarah Perguruan Swasta (MPS). Pada Pendirian MPS pada tahun 1971 diprakarsai oleh Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa, Majelis Pendidikan dan Pengajaran Muhammadiyah, Majelis Pusat Pendidikan Kristen Indonesia dan Konferensi Wali Gereja Indonesia Bagian Pendidikan.  Pada Perkembangan berik utnya, Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) diperkuat oleh Lembaga Pendidikan Maarif NU, Aisyiyah Bagian Pendidikan dan Pengajaran, Dharma Pertiwi, Persatuan Wanita Republik Indonesia,  Yayasan Pembina Pendidikan PGRI, Yayasan Kesejahteraan Pegawai Pertamina, dan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Landasan pemikiran pembentukan Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) dirumuskan pada Musyawarah Nasional I Tahun 1972 dan kemudian dituangkan dalam Ikrar Cempaka Putih. Lalu berdasarkan Munas VII Musyawarah Perguruan Swasta 14-17 Juli 1996 di Bogor, kemudian nama Musyawarah Perguruan Swasta (MPS) disempurnakan menjadi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).

Sejarah Badan Musyawarah Perguruan Swasta, Landasan Pemikiran

Landasan Pemikiran

Badan Musyawarah Perguruan Swasta ini dibentuk dan didirikan dengan landasan pemikiran bahwa:

  1. Pendidikan adalah kekuatan yang dapat mendukung terwujudnya cita-cita nasional
  2. Negara melindungi segenap bangsa
  3. Negara mencerdaskan kehidupan bangsa
  4. Negara memajukan kesejahteraan umum
  5. Negara ikut melaksanakan ketertiban dunia
  6. Perguruan Swasta terpanggil mengisi kemerdekaan dengan mengembangkan pendidikan dalam masyarakat
  7. Badan Perguruan Swasta ikut mengembangkan pendidikan nasional
  8. Musyawarah Perguruan Swasta adalah wadah kerjasama antarpengelola sekolah swasta